6 Hal yang Bisa Jadi Penyebab Pria Berselingkuh



Dunia4d2 Sabung Ayam - Ada begitu banyak orang yang memilih berselingkuh di dunia ini, sekalipun mereka memiliki kehidupan asmara yang membahagiakan. Tak lagi puas dengan apa yang ada di depan mata, mereka mencari validasi maupun kepuasan baru dengan menjalin hubungan lain atau alias berselingkuh.
Dalam salah satu laporan Psychology Todayrelationship expert sekaligus terapis asal AS, Robert Weiss, secara khusus membahas mengenai hal-hal yang bisa membuat seorang pria berselingkuh. Terkadang, alasan ini bisa berkembang, seiring dengan perubahan yang terjadi dalam kehidupannya.
Weiss menekankan, para pria sebenarnya bisa memilih untuk tidak berselingkuh. Sebab, mereka memiliki opsi untuk berupaya menyelesaikan masalah dengan pasangan, melakukan terapi bersama, hingga berpisah bila memang sudah tidak cocok lagi.
Walau begitu, ada saja orang-orang yang tetap berselingkuh dari pasangannya. Lalu apa saja hal yang bisa menyebabkannya? Berikut enam di antara alasan tersebut.

1. Pemahaman yang rendah soal komitmen

Ilustrasi selingkuh. Foto: Getty Images
Dipercayai atau tidak, salah satu hal yang bisa membuat pria berselingkuh adalah karena mereka tidak cukup dewasa dan tak memiliki pemahaman yang baik soal komitmen. Bisa jadi, ini dikarenakan pria itu tidak banyak memiliki hubungan yang mementingkan komitmen dalam hidup. Ia juga tidak benar-benar mengerti bahwa tindakannya bisa melukai pasangannya. Akibatnya, sang pria menganggap enteng komitmen dengan pasangan dan bertindak sesukanya.

2. Hasil dari rasa insecure

Ilustrasi Pasangan Foto: Shutterstock/ Makistock
Ada kalanya laki-laki merasa tidak percaya diri (insecure), dikarenakan mereka merasa dirinya terlalu tua, terlalu muda, tak cukup tampan, tidak kaya, juga tak cukup pintar. Sayangnya, untuk bisa meningkatkan kepercayaan diri, mereka justru berujung mencari validasi dari orang lain yang bukan pasangannya.
Matthew Hussey, life coach sekaligus penulis buku asal Inggris, mengatakan bahwa kita perlu berhati-hati terhadap orang yang insecure di luar batas normal. Terutama, mereka yang cenderung mencari perhatian dari tempat lain ketika merasa tidak percaya diri.
"Saat ada orang yang begitu insecure dan memutuskan untuk mencari cinta dari tempat lain ketika Anda tidak memberikannya, itu berbahaya," ujarnya, seperti dikutip Business Insider UK.

3. Orang egois

Ilustrasi selingkuh. Foto: Shutter Stock
Tak cuma itu, seorang pria juga bisa berselingkuh karena keegoisannya sendiri. Orang ini hanya memikirkan kebahagiaannya semata, sehingga ia tak ragu untuk menyimpan rahasia dan berbohong untuk menutupi perbuatannya. Menurut Hussey, orang-orang seperti ini tak punya standar moral dalam hal hubungan asmara.
"Mereka tahu bahwa tindakannya akan membuat pasangan kesal atau trauma, tapi rasa egois itu mengalahkan pikiran mereka mengenai hal lain," sebutnya.

4. Merasa hubungannya sudah berakhir

Ilustrasi pasangan bertengkar. Foto: Shutterstock
Kemudian, ada juga pria yang berselingkuh karena merasa hubungannya dengan pasangan sudah tidak bisa diselamatkan lagi. Tapi, daripada berterus terang dan meminta putus, dia justru berselingkuh dan menunggu pasangannya mengajak berpisah.
Selain itu, ada juga tipe orang yang tidak ingin mengakhiri hubungan sebelum punya pasangan yang baru. Tipe ini akan berusaha memupuk cinta dengan orang yang baru, meski masih menjalin asmara dengan pasangan yang lama.
5. Trauma masa kecil
Ilustrasi pria. Foto: Foto: Thinkstock
Menurut Psychology Today, hal lain yang bisa membuat seseorang berselingkuh adalah trauma yang dialaminya dia masa kecil. Misal, karena orang itu mengalami penelantaran, pelecehan emosional, fisik, maupun pelecehan seksual sewaktu kecil.
Hal ini bisa membuat seseorang kesulitan membangun hubungan dan keintiman dengan orang lain. Sehingga, mereka pun tidak bisa atau justru tak ingin berkomitmen dengan satu orang saja. Pada kasus tertentu, orang itu juga akan memanfaatkan rasa seru dan distraksi dalam perselingkuhan untuk mengobati luka dari masa lalunya.
6. Ekspektasi yang tidak realistis terhadap pasangan
Ilustrasi ekspektasi tidak realistis. Foto: Shutterstock
Terakhir, seorang laki-laki juga bisa berselingkuh karena punya ekspektasi yang tak realistis terhadap pasangannya. Mereka menuntut pacar atau istrinya selalu sempurna dan sesuai dengan keinginan, tanpa mementingkan perasaan pasangannya ketika itu. Sementara, saat keinginannya tak terpenuhi, mereka akan mencari kepuasan dari tempat lain dengan berselingkuh.